Tantangan dan Karya, My 2025 Journey
Tahun 2025 bisa dikatakan tahun khusus akademi untuk saya, sebagai seorang mahasiswi pasca sarjana doktoral. Iya, benar, sejak 2022 saya melanjutkan studi doktoral dan tahun 2025 merupakan tahun menulis disertasi.
Jadi, melalui tulisan ini, saya akan membagikan cerita hidup yaitu tantangan yang saya lalui dan karya yang bisa saya buat. Berikut pencapaian saya di 2025, yang dibagi menjadi 2 jenis, yakni : akademi dan non-akademi.
ACADEMIC ACHIEVEMENTS
1. Published a paper in Korean Journal
Agaknya berbeda dengan pencapaian teman-teman lain yang menempuh pascasarjana, saya belum pernah sama sekali menulis sebuah artikel di jurnal bahkan saat di program magister. Sehingga saya bertekad untuk paling tidak bisa satu kali menulis artikel di jurnal.
Di spring semester, saya memberanikan diri untuk minta bantuan dosen pembimbing mengecek tulisan saya. Saya berharap tulisan ini bisa naik ke jurnal (dalam hal ini jurnal Korea karena jurusan saya adalah 'Pendidikan Bahasa Korea'). Setelah mencoba apply di bulan Maret/April dan melalui revisi 2x, syukurlah bahwa artikel pertama saya bisa publish di jurnal Hangeul pada bulan Juni 2025!
Sedikit cerita, bahwa artikel ini tidak bisa mendapat support keuangan dari pihak beasiswa ataupun kampus karena satu dan lain hal. Namun pihak jurusan memberikan info bahwa bisa mencoba mendaftarkannya sebagai 'artikel unggulan / Outstanding Paper' di Program Pascasarjana Yonsei dan saya mencobanya.
Akhir tahun, saya mendapat info bahwa artikel ini mendapat '2025-2 Award for Encouragement' dari Yonsei Graduate School. Walau bukan 'Best Award', namun ini adalah awal yang baik untuk saya, seorang pemula di bidang ini.
2. Passed the Dissertation Defense
Untuk bisa lulus dan wisuda di Februari 2026, maka saya harus bisa melewati proses sidang disertasi di tahun 2025 semester dua. Sejak summer break 2025 dimulai, dosen pembimbing membuat grup chat khusus mahasiswa-mahasiswi yang ingin lulus di semester ini. Sejak itulah tiap Rabu/Kamis, beliau selalu membuka jadwal konseling via online.
Perjalanan menulis disertasi ini dimulai dengan
(1) Presentasi Terbuka,
yaitu presentasi disertasi secara terbuka yang dihadiri oleh teman-teman jurusan dan dosen pembimbing. Biasanya presentasi terbuka ini hanya merangkup hingga metode penelitian dan expectation result. Namun, presentasi terbuka pada masa saya itu cukup terlambat, sehingga banyak dari kami, termasuk saya, yang presentasinya hingga kesimpulan.
(2) Sidang Pertama,
yaitu sidang pertama mengenai penelitian yang dihadiri oleh dosen pembimbing dan 4 dosen penguji. Total lima dosen memberikan feedback dan pertanyaan atas penelitian yang telah dibuat. Mungkin perbedaannya dengan sidang di Indonesia adalah, saya tidak memberikan presentasi apapun tentang penelitian saya. Namun saya diwajibkan mengirim draft tulisan saya paling lambat 4-5 hari sebelum jadwal sidang. Selain itu, pertanyaan yang diberikan bukan untuk memastikan apakah saya yang menulis, tetapi mengenai kecocokkan analisa-hipotesa dan kekurangan penelitian ini. Intinya semua tanggapan dari para penguji sifatnya membangun, walau disampaikan dengan cepat dan to the point.
(3) Sidang Kedua, dan menjadi yang terakhir
yaitu sidang kelulusan disertasi sekaligus menjadi pertanda gelar baru. Prosesnya mirip dengan sidang pertama, bedanya saya harus menjelaskan secara singkat tentang revisi yang lakukan setelah sidang pertama. Setelah ini dilanjutkan dengan feedback tambahan dari para penguji. Dan, ya, saya dinyatakan lolos dan bisa menyandang gelar doktor!
![]() |
| Dissertation Draft |
Dalam proses ini tentu ada banyak waktu di mana saya merasa jenuh dan tidak mau menulis. Tidak keluar ide dalam hipotesa, stres dan menangis bahkan setelah sidang kedua. Secara khusus melalui tulisan ini, saya ingin memberikan banyak terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang terus memberikan support secara mental kepada saya. Love you, all!
NON-ACADEMIC ACHIEVEMENTS
Hal kedua dalam pencapaian saya adalah non-akademik. Sesungguhnya pencapaian di bidang ini tidak seaktif ini dahulu karena saya sama sekali tidak melakukan trip panjang di tahun ini. Namun, ada dua hal yang bisa saya banggakan yakni di bidang interpreter skill dan content creator.
1) Interpreter Skill
Suatu kehormatan bagi saya untuk kembali menantang diri sendiri sebagai penerjemah Korea-Indonesia bagi pelatihan delegasi Indonesia terkait kendaraan listrik (EV) dan stasiun pengisian dayanya di Korea Selatan. (6-12 Juli 2025).
Melalui pengalaman baru ini, saya bersyukur dapat belajar tentang kendaraan listrik, baterai, stasiun pengisian daya, dan bangunan ramah lingkungan, serta berpartisipasi dalam kunjungan perusahaan/pabrik. Saya merasa kembali lagi mengingat masa-masa saat saya bekerja sebagai penerjemah selama 5 tahun di perusahaan joint-venture Korea-Indonesia di Indonesia dulu.
Saya harus belajar terlebih dahulu mengenai bidang EV dari materi yang telah diberikan, hingga bertanya kepada teman yang ahli di bidang ini. Serta sebelum tidur setiap malamnya saya belajar kembali untuk materi hari berikutnya.
Sama seperti tahun sebelumnya, saya juga masih melanjutkan menjadi content creator atau membuat konten di social media untuk promosi suatu instasi. Di tahun 2025, saya melanjutkan periode kedua dari Mapo-gu SNS Supporter atau dengan kata lain sebagai duta promosi kecamatan Mapo.
https://www.instagram.com/reel/DMuVQTYy-NQ/
Kemudian, saya juga didaulat menjadi Yonsei Global Content Creator di spring semester (Maret-Agustus 2025). Saya juga mendapat Best Content Creator untuk periode Mei-Juni 2025. Pencapain terbesar di konten ini adalah bisa berkolaborasi dengan beauty content creator, Kak Sabrina.
https://www.instagram.com/reel/DNNTQmPSnPo/
Hal yang baru adalah saya bisa berkolaborasi/feature dengan Seoul Global Center. Dalam hal ini, saya menjadi karakter utama dalam vlog 'Home Sweet Home' YouTube channel milik Seoul Global Center yang dipublish menjadi 2 episode. Karena tidak asyik bila sendiri, maka saya mengajak beberapa teman untuk menemani saya di beberapa spot yang dikunjungi. Terima kasih kepada teman-teman yang mau menemani dan masuk ke dalam vlog ini!
Selain itu, saya diundang menjadi bintang tamu di YouTube KBS WORLD Indonesian! Terima kasih atas pengalaman ini.
Demikian pencapaian hidup saya di tahun 2025. Secara besar tahun 2025 saya dedikasikan untuk kehidupan akademik saya. Mungkin agaknya beda dengan teman-teman pasca sarjana yang sudah banyak menulis artikel, conference, atau mendapat award lainnya.
Saya termasuk takut, tidak percaya diri, dan kurang mengulik informasi di bidang akademik. Apalagi tidak masuk ke dalam grup lab seperti layaknya anak pascasarjana lain, terutama science-engineering, sehingga banyak hal yang baru saya ketahui saat mulai menulis artikel. Saya bisa katakan bahwa pencapaian bidang akademik tahun 2025 ini adalah hasil keberanian dan sebuah pencapaian besar.
Tulisan ini juga menjadi awal saya kembali menulis blog. Saya yang dahulu rajin menulis blog dan selalu menulis pencapaian tiap tahun, ternyata berhenti menulis di tahun 2021. Semoga tulisan ini menjadi motivasi saya untuk menyongsong 2026.
Semangat untuk selalu memotivasi diri, bergerak, dan hidup sehat!
Seoul, January 1st, 2026
#2025achievement



No comments: